Kehidupan Suwandi, Pria Sederhana yang Menjaga Keselamatan Jalan

PALANGKA RAYA – Nama Suwandi mungkin tidak terdengar di kalangan pejabat pemerintah atau aparat kepolisian. Namun, bagi warga Palangka Raya, ia adalah sosok yang sangat dikenal dan dihormati. Dengan julukan “Kopral”, Suwandi sering ditemui di Bundaran Besar, tengah panas matahari, membantu mengatur lalu lintas. Meski bukan seorang polisi, perannya dalam menjaga keselamatan pengguna jalan tidak kalah penting dari aparat yang bertugas.

Suwandi bekerja sebagai pekerja harian lepas di Pos Polisi Bundaran Besar sejak tahun 2021. Meskipun tidak memakai seragam dinas, tanggung jawabnya cukup besar. Ia membantu memasang barikade, mengatur arus kendaraan, serta turut serta dalam kegiatan rekayasa lalu lintas di kawasan pusat kota. Tidak hanya itu, ia juga sering kali menjadi pihak yang pertama menangani kejadian kecil seperti kemacetan atau pelanggaran lalu lintas.

Sebelum mendapatkan pekerjaan ini, Suwandi sempat bekerja sebagai buruh cuci mobil. Pengalamannya itu membuatnya lebih memahami tantangan yang dihadapi oleh para pengendara. Ia mengatakan bahwa mencari pekerjaan saat ini sangat sulit. Namun, berkat kesempatan yang diberikan oleh Bapak Kasatlantas, ia kini bisa berkontribusi dalam menjaga ketertiban lalu lintas.

“Sekarang susah cari kerja. Alhamdulillah, Bapak Kasatlantas memberi saya kesempatan di sini. Saya memang tidak suka lihat pelanggaran, apalagi kecelakaan,” ujarnya dengan nada tulus.

Dedikasi dan keikhlasan Suwandi membuat banyak orang menaruh hormat padanya. Ia bahkan sering bermalam di bilik kecil pos polisi tempat ia bertugas. Bagi Suwandi, menjaga ketertiban lalu lintas bukan sekadar tentang gaji, tetapi lebih pada hati dan rasa tanggung jawab terhadap masyarakat.

“Saya senang di sini karena bisa ikut menjaga keselamatan banyak orang. Rasanya tenang kalau bisa membantu,” katanya dengan nada tulus.

Atas kontribusinya yang konsisten, Suwandi pernah menerima penghargaan dari Kapolda Kalteng. Sosoknya menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap keselamatan jalan tidak harus datang dari mereka yang berseragam. Dengan tindakan nyata dan semangat yang tinggi, Suwandi menunjukkan bahwa setiap individu bisa berkontribusi dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat.

Peran Suwandi dalam Masyarakat

  • Membantu pengaturan lalu lintas: Suwandi sering kali menjadi pihak yang bertugas mengatur lalu lintas di Bundaran Besar. Ia memastikan agar kendaraan berjalan lancar dan aman.
  • Memasang barikade: Saat ada kegiatan rekayasa lalu lintas, Suwandi turut serta dalam memasang barikade untuk mengarahkan kendaraan.
  • Menjadi contoh bagi masyarakat: Dengan sikap rendah hati dan kepedulian yang tinggi, Suwandi menjadi teladan bagi banyak orang.

Inspirasi dari Seorang Pria Sederhana

Suwandi tidak memiliki gelar akademis yang tinggi atau jabatan resmi. Namun, keberadaannya di jalanan ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah menjadi bukti bahwa kepedulian dan dedikasi bisa datang dari siapa saja. Ia membuktikan bahwa keselamatan jalan tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga masyarakat umum.

Dengan kehadirannya, Suwandi telah meninggalkan kesan mendalam bagi warga Palangka Raya. Ia menjadi contoh nyata bahwa setiap orang bisa berkontribusi, baik dalam bentuk tindakan kecil maupun besar. Dengan semangat dan keikhlasan, Suwandi menunjukkan bahwa kebaikan bisa lahir dari hati yang tulus.