Pemeriksaan Lintas untuk Menjaga Keselamatan Perjalanan Kereta Api
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto melakukan pemeriksaan lintas atau walkthrough inspection di jalur Karangsari–Legok sepanjang enam kilometer pada Sabtu, 18 Oktober 2025. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menjaga keselamatan dan kelancaran perjalanan kereta api.
Pemeriksaan fokus pada pemetaan titik-titik yang berpotensi menimbulkan gangguan perjalanan. Hal ini mencakup kondisi rel dan bantalan yang memerlukan perawatan, jembatan, serta saluran air yang bisa mengganggu stabilitas jalur. Dengan melakukan pemeriksaan langsung di lapangan dengan berjalan kaki, tim dapat memperoleh gambaran menyeluruh tentang kondisi prasarana secara aktual.
Deputy Vice President Daop 5 Purwokerto, Bernike Christiawan, memimpin langsung kegiatan ini bersama jajaran manajemen dan tim teknis dari berbagai unit. Setiap temuan di lapangan akan didokumentasikan dan segera ditindaklanjuti sesuai prioritas penanganan.
Manager Humas Daop 5 Purwokerto, Krisbiyantoro, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah antisipatif untuk mendeteksi potensi bahaya sejak dini. “Melalui pemeriksaan langsung seperti ini, kami dapat mengetahui lebih cepat titik-titik rawan yang bisa memengaruhi keselamatan perjalanan. Setiap hasil pemeriksaan akan kami tindaklanjuti agar perjalanan kereta tetap aman dan lancar,” ujar Krisbiyantoro.
Ia menambahkan, pemeriksaan ini juga menjadi sarana koordinasi lintas unit agar semua pihak memiliki pemahaman yang sama terkait upaya pengendalian risiko di jalur operasional. “Keselamatan adalah prioritas utama dalam seluruh kegiatan operasional KAI. Budaya keselamatan harus terus diterapkan secara konsisten di semua lini,” tambahnya.
Dengan pemeriksaan rutin seperti ini, KAI Daop 5 Purwokerto berkomitmen menjaga kondisi prasarana agar tetap andal, meminimalkan potensi gangguan, dan memastikan kenyamanan serta keselamatan pelanggan kereta api.
Tujuan dan Manfaat Pemeriksaan Lintas
Berikut beberapa tujuan dan manfaat dari pemeriksaan lintas:
- Mendeteksi potensi bahaya: Pemeriksaan ini membantu mengidentifikasi area yang rentan terhadap gangguan, sehingga dapat segera diperbaiki.
- Memastikan keselamatan perjalanan: Dengan memperhatikan kondisi prasarana secara berkala, keselamatan pengguna kereta api dapat terjaga.
- Meningkatkan koordinasi antarunit: Kegiatan ini menjadi sarana komunikasi dan koordinasi antara berbagai unit dalam satu daerah operasi.
- Mempertahankan kualitas prasarana: Pemeliharaan rutin akan memastikan bahwa infrastruktur tetap dalam kondisi optimal.
Proses Pemeriksaan Lintas
Proses pemeriksaan lintas dilakukan dengan metode walkthrough inspection, yaitu tim melakukan pemeriksaan langsung di lokasi. Metode ini memberikan wawasan yang lebih akurat karena tidak hanya melihat data, tetapi juga melihat kondisi nyata di lapangan. Berikut tahapan prosesnya:
- Pemetaan titik-titik rawan: Tim melakukan pencatatan terhadap area yang memerlukan perhatian khusus.
- Pengambilan data: Semua temuan dicatat dalam bentuk dokumen untuk diproses lebih lanjut.
- Tindak lanjut: Data yang telah dikumpulkan akan segera ditindaklanjuti sesuai tingkat kepentingannya.
Pentingnya Budaya Keselamatan
Budaya keselamatan menjadi salah satu hal yang sangat penting dalam operasional kereta api. Dengan menerapkan budaya ini secara konsisten, setiap lini di KAI dapat bekerja dengan tanggung jawab dan kesadaran akan risiko yang ada. Hal ini tidak hanya melindungi para pekerja, tetapi juga pengguna jasa kereta api.
Kesimpulan
Pemeriksaan lintas yang dilakukan oleh KAI Daop 5 Purwokerto menunjukkan komitmen perusahaan dalam menjaga keselamatan dan kelancaran perjalanan kereta api. Dengan pendekatan proaktif dan koordinasi yang baik, KAI berupaya memastikan bahwa setiap perjalanan berjalan dengan aman dan nyaman.


Tinggalkan Balasan