Profil dan Perjalanan Karier Brigjen Pol Robertus Yohanes De Deo

Robertus Yohanes De Deo, yang dikenal juga dengan nama panggilan Robertus De Deo, adalah seorang perwira tinggi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang baru saja resmi naik pangkat menjadi Brigadir Jenderal Polisi. Ia merupakan salah satu alumni Akademi Kepolisian (Akpol) angkatan 1999 yang terkenal dengan sebutan Batalyon Endra Dharmalaksana. Kenaikan pangkat ini menandai prestasi luar biasa dalam kariernya selama bertahun-tahun di jajaran kepolisian.

Robertus De Deo lahir pada 11 Februari 1975 di Pangkal Pinang, Bangka Belitung. Saat ini, ia menjabat sebagai Direktur Penelusuran dan Pengamanan Aset (P2A) di Korps Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri sejak tahun 2023. Jabatan ini menjadi posisi penting dalam upaya memperkuat pengawasan terhadap aset hasil tindak pidana korupsi, termasuk aset yang tersimpan di sektor perbankan, keuangan digital, maupun internasional.

Riwayat Pendidikan dan Prestasi

Brigjen Pol Robertus Yohanes De Deo adalah lulusan terbaik Akpol tahun 1999. Ia mendapatkan penghargaan Adhi Makayasa, yaitu gelar tertinggi bagi lulusan terbaik dari setiap matra TNI dan Polri. Penghargaan ini diberikan atas prestasi seimbang di bidang akademis, jasmani, dan kepribadian. Adhi Makayasa diberikan setiap tahun oleh Presiden kepada satu taruna terbaik dari setiap akademi, yang menjadi simbol keteladanan.

Prestasi akademik dan kepribadian Robertus De Deo selama masa pendidikan di Akpol menjadi fondasi kuat untuk karier di kepolisian. Dengan dedikasi yang tinggi, ia terus menunjukkan komitmennya dalam mengabdi kepada bangsa dan institusi Polri.

Jejak Karier yang Menginspirasi

Perjalanan karier Robertus De Deo dimulai dengan pengalamannya di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), lembaga yang fokus memberantas kejahatan korupsi di Indonesia. Pengalaman di KPK menjadi fondasi penting bagi pemahamannya tentang pencegahan dan penindakan tindak pidana korupsi, terutama terkait sektor ekonomi dan keuangan.

Setelah itu, ia dipercaya memimpin sejumlah satuan di Polri, termasuk menjabat sebagai Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, Wakapolres Metro Tangerang Kota, dan Kasubdit III Ditippideksus Bareskrim Polri. Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai Penyidik Tindak Pidana Madya Tingkat III Bareskrim Polri.

Jabatan Terbaru dan Kontribusi

Pada 6 Oktober 2025, Robertus De Deo resmi menerima kenaikan pangkat menjadi Brigadir Jenderal Polisi. Ini menjadi babak baru dalam karier politiknya. Sebagai Direktur P2A di Kortas Tipikor Polri, ia kini bertanggung jawab untuk mengembangkan strategi pelacakan dan pengamanan aset hasil tindak pidana korupsi. Tugas ini sangat penting dalam upaya mengembalikan aset negara yang hilang akibat tindak pidana korupsi.

Berikut riwayat perjalanan karier Brigjen Pol Robertus Yohanes De Deo:

  • Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok (2017)
  • Wakapolres Metro Tangerang Kota (2021)
  • Penyidik Tindak Pidana Madya Tingkat III Bareskrim Polri (2022)
  • Kasubdit III Ditippideksus Bareskrim Polri (2023–2025)
  • Direktur Penelusuran dan Pengamanan Aset (P2A) di Korps Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri (Per 6 Oktober 2025–sekarang)

Tanda Pangkat dan Status

Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol) merupakan pangkat perwira tinggi di Kepolisian Negara Republik Indonesia. Pangkat ini berada di bawah Inspektur Jenderal Polisi. Tanda pangkat yang digunakan yakni satu bintang emas di pundak. Pangkat ini setara dengan Brigjen di TNI AD, Laksamana Pertama di TNI AL, dan Marsekal Pertama di TNI AU.