Tahapan Pencairan Bansos BPNT dan PKH Tahun 2025
Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH) saat ini sedang memasuki tahap keempat. Sesuai dengan ketetapan pemerintah, pencairan bansos dilakukan setiap tiga bulan selama empat tahun. Meskipun belum ada pengumuman resmi mengenai tanggal pencairan, masyarakat dapat mengecek status bansos secara berkala melalui berbagai metode yang telah disediakan.
Cara Mengecek Status Penerima Bansos BPNT dan PKH November 2025
Ada beberapa cara yang bisa digunakan untuk mengecek apakah seseorang terdaftar sebagai penerima bansos BPNT atau PKH. Berikut adalah langkah-langkahnya:
1. Cek Bansos Melalui Situs Web Kemensos
Salah satu metode paling mudah dan terpercaya adalah melalui situs resmi Kementerian Sosial Republik Indonesia. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
– Kunjungi situs resmi Kementerian Sosial di https://cekbansos.kemensos.go.id/.
– Pilih Provinsi dan Kabupaten/Kota sesuai dengan tempat tinggal.
– Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada kolom yang tersedia.
– Klik tombol “Cari Data” untuk mengetahui apakah Anda terdaftar sebagai penerima bansos atau tidak.
2. Cek Bansos Melalui Aplikasi Cek Bansos
Selain melalui situs web, Anda juga dapat menggunakan aplikasi Cek Bansos yang tersedia di Google Play Store atau App Store. Berikut langkah-langkahnya:
– Unduh aplikasi Cek Bansos dari toko aplikasi.
– Klik “Buat Akun Baru” dan isi data seperti NIK, nomor KK, username, dan password.
– Unggah foto KTP dan swafoto sambil memegang KTP untuk verifikasi.
– Setelah akun aktif, login dan pilih menu “Cek Bansos”.
– Masukkan data sesuai KTP lalu klik “Cari Data” untuk melihat status penerimaan.
Cara Mencairkan Bansos PKH dan BPNT
Bagi masyarakat yang terdaftar sebagai penerima PKH dan BPNT, pencairan bansos dapat dilakukan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (Kartu Merah Putih). Berikut langkah-langkahnya:
1. Cek Saldo di ATM Bank Himbara
Masyarakat dapat membawa Kartu Keluarga Sejahtera ke ATM bank HIMBARA terdekat. Pastikan bahwa kartu yang Anda miliki dikeluarkan oleh BRI, BNI, BTN, atau Bank Mandiri. Jika sudah dipastikan, datangi ATM sesuai nama bank yang mengeluarkan kartu tersebut.
Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
– Datang ke ATM Bank Himbara.
– Masukkan Kartu Keluarga Sejahtera ke dalam mesin ATM.
– Pilih bahasa dan masukkan PIN.
– Pilih menu “Cek Saldo” atau “Penarikan Tunai”.
– Tentukan nominal yang ingin ditarik.
– Ikuti instruksi di layar dan ambil uang.
Jika lokasi rumah jauh dari ATM, penerima bisa mendatangi agen perbankan terdekat seperti BRILink, BNI Agen46, Agen Mandiri, atau Agen BTN. Caranya pun sama. Minta petugas untuk mengecek saldo untuk memastikan apakah PKH dan BPNT sudah masuk ke rekening atau belum.
2. Pencairan Melalui PT Pos Indonesia
Selain melalui transfer ke rekening, penyaluran bansos PKH dan BPNT juga dilakukan melalui PT Pos Indonesia. Nantinya, PT Pos Indonesia akan memberikan surat undangan untuk mengambil atau mencairkan bansos PKH dan BPNT.
Informasi Tentang PKH
PKH akan cair pada September 2025 dan pencairannya memasuki tahap 3 untuk periode Juli-September. PKH diberikan secara bertahap dalam satu tahun melalui Bank/Pos Penyalur berupa uang secara tunai maupun non tunai.
Kategori penerima PKH umumnya mencakup keluarga yang tergolong sangat miskin dan memiliki beberapa kriteria, seperti ibu hamil/nifas, anak-anak sekolah (SD, SMP, SMA/sederajat), penyandang disabilitas berat, dan lansia. Penerima manfaat harus memenuhi persyaratan dan terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau yang sudah diubah menjadi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).


Tinggalkan Balasan