Pengalaman Menyentuh di Pertunjukan Musikal Disney’s Beauty and the Beast

Singapura, yang dikenal sebagai kota yang penuh dengan keajaiban, pada akhir tahun ini menawarkan pengalaman yang luar biasa bagi para penggemar kisah-kisah legendaris. Salah satu yang menjadi sorotan adalah pertunjukan musikal Disney’s Beauty and the Beast yang disajikan di Marina Bay Sands. Sebuah tontonan yang mampu menghadirkan kembali kenangan masa kecil dan membangkitkan perasaan sukacita yang mendalam.

Musikal yang berlangsung di Sands Theatre ini menjadi satu-satunya lokasi pertunjukan di Asia. Popbela diberi kesempatan untuk duduk di barisan N, yang cukup dekat dengan panggung. Dengan suasana yang begitu gemerlap dan penuh kejutan, penonton dapat merasakan setiap detail dari pertunjukan ini secara langsung.

Pertunjukan ini dibagi dalam dua sesi, yang menampilkan koreografi tari yang indah, tata panggung yang menakjubkan, serta busana yang sangat detail. Selain itu, kehadiran komposer orisinal, Alan Menken, memberikan sentuhan khusus yang membuat seluruh pertunjukan terasa lebih hidup. Drama yang disajikan mengalir seperti membaca buku cerita, dengan lelucon dan adegan komedi yang terasa seperti menonton animasi 4D.

Suara dari para pemain juga menjadi salah satu hal yang mencolok. Mulai dari Shubshri Kandiah dan Brendan Xavier sebagai Beauty dan Beast, hingga Jayde Westaby (Mrs. Potts), Jackson Head (Gaston), Gareth Jacobs (Cogsworth), dan Rohan Browne (Lumiere). Suara mereka terdengar seperti voice over dari animasi, dengan lagu-lagu yang dinyanyikan dan tarian yang harmonis. Semua elemen ini berhasil membuat penonton bertepuk tangan, bersorak, dan memberikan standing ovation yang panjang.

Menurut Shubshri dan Brendan, saat Popbela melakukan wawancara eksklusif dua bulan sebelum pertunjukan, momen ini sangat berharga bagi mereka. Bahkan, ibu Brendan sempat menangis ketika tahu Brendan mendapat peran ikonik dari Disney ini. Hal ini menunjukkan betapa besar arti dari peran tersebut bagi para pemain.

Yang menjadi bintang utama dalam pertunjukan ini adalah Gaston dan Lumiere. Keduanya tidak hanya menampilkan sosok nyata dari kartun masa kecil para generasi X dan millennial, tetapi juga menunjukkan koreografi tarian dengan semangat yang penuh totalitas. Angkat topi untuk musikal Disney’s Beauty and the Beast, yang sukses menghadirkan keajaiban melalui arahan produser dan presenter yang telah sukses dalam produksi The Lion King, Aladdin, dan Frozen, yaitu Matt West. Detail kostum yang dikomandoi oleh Ann Hould-Ward juga menjadi salah satu aspek penting yang membuat pertunjukan ini begitu istimewa.

Pertunjukan ini sudah dimulai sejak 11 Desember 2025 dan akan berlangsung hingga 25 Januari 2026 di Sands Theatre, Marina Bay Sands. Sebagai produksi Disney pertama setelah lebih dari 25 tahun, pertunjukan ini layak masuk dalam daftar perjalanan Singapura kamu.

Selain menikmati Beauty and the Beast, jangan lupa juga untuk mengunjungi Gardens by the Bay untuk menyaksikan Christmas Train Show yang akan berlangsung hingga 4 Januari 2026. Liburan magis di Singapura akan terasa lengkap dengan aktivitas-aktivitas ini. Popbela jamin, kamu tidak akan menyesal!