Penguatan Harga Emas Batangan di PT Pegadaian (Persero)

Pada perdagangan Minggu, 21 Desember 2025, harga emas batangan di PT Pegadaian (Persero) tercatat mengalami penguatan setelah sehari sebelumnya sempat mengalami koreksi. Berdasarkan data resmi perusahaan, dua produk utama yang menjadi perhatian masyarakat adalah Galeri 24 dan UBS kompak. Kenaikan harga pada kedua produk ini mencerminkan optimisme masyarakat dalam memilih emas sebagai instrumen investasi jangka panjang maupun kebutuhan tabungan.

Untuk produk Galeri 24, harga jual emas ukuran 1 gram naik sebesar Rp8.000, sehingga kini berada di level Rp2.519.000 dari posisi sebelumnya Rp2.511.000 pada Sabtu, 20 Desember 2025. Sementara itu, emas UBS juga mengalami kenaikan sebesar Rp10.000 per gram, dengan harga saat ini sebesar Rp2.564.000, dibandingkan tingkat sebelumnya yang berada di level Rp2.554.000.

Kenaikan tidak hanya terjadi pada ukuran besar, tetapi juga pada pecahan terkecil. Emas Galeri 24 ukuran 0,5 gram naik sebesar Rp4.000 menjadi Rp1.321.000, sedangkan UBS ukuran 0,5 gram naik Rp5.000 menjadi Rp1.386.000. Pergerakan ini menunjukkan bahwa permintaan emas tidak hanya berasal dari kalangan investor besar, tetapi juga masyarakat umum yang ingin memiliki emas dalam bentuk kecil.

PT Pegadaian (Persero) menyediakan berbagai variasi ukuran emas batangan, mulai dari 0,5 gram hingga 500 gram. Untuk produk Galeri 24, tersedia pula pilihan 1.000 gram atau setara 1 kilogram. Namun, pada hari ini, produk Antam tidak tercantum dalam daftar harga Pegadaian. Sebagai perbandingan, sehari sebelumnya harga emas Antam di Pegadaian tercatat sebesar Rp2.717.000 per gram dengan kenaikan sebesar Rp15.000 dari perdagangan Jumat, 19 Desember 2025.

Di pasar lain, seperti yang dilaporkan oleh Media Indonesia, harga emas UBS dan Galeri 24 sempat turun pada Sabtu, 20 Desember 2025, masing-masing sebesar Rp2.000 dan Rp4.000 per gram. Artinya, pergerakan harga pada hari Minggu menunjukkan rebound setelah tekanan sehari sebelumnya. Hal ini menunjukkan dinamika pasar yang terus berubah sesuai kondisi ekonomi dan kebutuhan masyarakat.

Kenaikan harga emas di Pegadaian sejalan dengan tren global yang masih dipengaruhi oleh ketidakpastian ekonomi dan fluktuasi nilai tukar. Emas tetap menjadi aset lindung nilai yang diminati masyarakat, terutama menjelang akhir tahun ketika kebutuhan dana meningkat. Investor maupun konsumen di dalam negeri memanfaatkan momentum ini untuk menambah kepemilikan emas batangan, baik sebagai investasi maupun simpanan jangka panjang.

Bagi masyarakat yang berencana membeli emas, pemantauan harga harian menjadi langkah penting agar transaksi sesuai dengan kondisi pasar terbaru. Dengan adanya pergerakan harga yang dinamis, konsumen diimbau lebih cermat menentukan waktu pembelian. Pegadaian menyediakan akses informasi harga melalui kanal resmi sehingga masyarakat dapat menyesuaikan keputusan investasi dengan perkembangan terkini.