Proyeksi Arus Lalu Lintas Selama Nataru 2025/2026
Astra Infra memperkirakan sebanyak 4,8 juta kendaraan akan melintasi tiga ruas tol utama yang dimiliki perusahaan selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026). Tiga ruas tol tersebut adalah Jalan Tol Tangerang–Merak, Jalan Tol Cikopo–Palimanan (Cipali), dan Jalan Tol Jombang–Mojokerto. Proyeksi ini menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk melakukan perjalanan selama masa liburan.
Group Chief Executive Officer Astra Infra, Firman Yosafat Siregar, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengambil berbagai langkah untuk memastikan keamanan dan kelancaran lalu lintas. Hal ini mencakup pengecekan rutin kesiapan infrastruktur jalan hingga penyiagaan petugas tambahan yang dilengkapi armada patroli, derek, rescue, hingga ambulance. Langkah-langkah ini bertujuan untuk memberikan perlindungan dan bantuan maksimal kepada pengguna jalan.
“Sekitar 4,8 juta kendaraan diprediksi akan melintasi ruas tol Tangerang–Merak, Cikopo–Palimanan, dan Jombang–Mojokerto pada arus liburan Nataru tahun ini,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Pembatasan Angkutan Barang
Untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas, Astra Infra memberlakukan pembatasan angkutan barang pada beberapa titik. Pembatasan ini berlaku pada 19–20 Desember 2025 di ruas Tol Tangerang–Merak dan Tol Cipali. Selain itu, pembatasan juga diberlakukan kembali pada 23 Desember 2025 pukul 00.00 WIB hingga 28 Desember 2025 pukul 24.00 WIB.
Pembatasan ini dilakukan sesuai dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) Dirjen Perhubungan Darat No. KP-DRJD 6064/2025, Dirjen Perhubungan Laut No. HK.201/11/19/DJPL/2025, Dirjen Bina Marga No. 104/KPTS/Db/2025, dan Kakorlantas Polri No. Kep/230/XI/2025 tentang Pengaturan Lalu Lintas Jalan serta Penyeberangan Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
“Pembatasan kendaraan angkutan barang dilakukan pada mobil barang dengan sumbu 3 atau lebih, mobil barang dengan kereta tempelan, kereta gandengan, serta barang yang mengangkut hasil galian, hasil tambang, dan bahan bangunan,” tambahnya.
Upaya Peningkatan Layanan
Untuk meningkatkan kenyamanan perjalanan, Astra Infra Toll Road Tangerang–Merak telah melakukan beberapa upaya. Salah satunya adalah penyelesaian proyek penambahan lajur ketiga di ruas jalan Tol Tangerang–Merak dari KM 87 hingga 95 (Cilegon Barat–Cilegon Timur). Proyek ini bertujuan untuk mengurangi kemacetan dan meningkatkan kapasitas jalan.
Selain itu, perseroan juga mempersiapkan sarana dan prasarana tambahan seperti toilet di beberapa titik strategis serta penempatan personel tambahan. Langkah ini bertujuan untuk memastikan kenyamanan dan keamanan pengguna jalan.
Peningkatan Kapasitas Transaksi
Demi menjamin kelancaran proses transaksi, Astra Infra melakukan peningkatan kapasitas melalui gardu tandem di Gerbang Tol Cikupa, Cilegon Timur, dan Merak. Gardu-gardu ini dipersiapkan karena potensi peningkatan trafik pada periode Nataru. Dengan peningkatan ini, harapannya pengguna jalan dapat melewati gerbang tol dengan lebih cepat dan efisien.
Dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, Astra Infra berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik bagi pengguna jalan selama masa liburan Nataru 2025/2026.


Tinggalkan Balasan