Peningkatan Penyeberangan di Pelabuhan Sanur Selama Libur Nataru

Peningkatan jumlah penumpang di Pelabuhan Sanur, Denpasar, selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) mulai terlihat. Hal ini terjadi sejak Kamis, 25 Desember 2025, yang menandai awal dari masa liburan yang dinantikan oleh banyak wisatawan.

Menurut informasi yang diperoleh dari Ketua Wilayah Kerja Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Benoa Pelabuhan Sanur, Warsita, peningkatan tersebut baru terjadi pada hari kemarin. Ia menyebutkan bahwa sebelumnya jumlah penumpang relatif stabil atau “flat”.

“Kemarin terjadi peningkatan, tapi belum signifikan. Sebelumnya jumlahnya rata-rata antara 3.000 hingga 4.000 orang per hari,” ujar Warsita saat diwawancarai pada Jumat, 26 Desember 2025.

Pada Kamis kemarin, jumlah penumpang yang menyeberang mencapai 5.409 orang dengan total pergerakan kapal sebanyak 89 kali. Dibandingkan dengan hari biasa, peningkatan ini mencapai 1.000 hingga 2.000 orang. Warsita memprediksi bahwa peningkatan ini akan berlangsung hingga seminggu setelah tahun baru karena adanya liburan nasional dan cuti sekolah.

Distribusi Wisatawan Domestik dan Mancanegara

Menurut Warsita, jumlah wisatawan domestik dan mancanegara hampir seimbang. Meski demikian, ia mengungkapkan bahwa wisatawan mancanegara mulai meningkat dalam beberapa hari terakhir.

“Cuma untuk mancanegara baru mulai meningkat kemarin. Kalau kita lihat antara domestik dan mancanegara 50-50,” tambahnya.

Sejak posko Nataru dibuka pada 18 Desember hingga 25 Desember, jumlah penumpang yang menyeberang di Pelabuhan Sanur mencapai 36.118 orang. Sementara itu, jumlah pergerakan kapal mencapai 658 kali dengan tujuan Nusa Penida dan Nusa Lembongan.

Persiapan Menghadapi Cuaca Buruk

Untuk mengantisipasi cuaca buruk, pihak KSOP melakukan koordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Agensi penyeberangan diminta untuk memasukkan data BMKG secara real time di situs mereka.

“Kalau agensi mau berangkat, update dulu cuaca dari BMKG di online mereka, sehingga cuaca terpantau,” jelas Warsita.

Sementara itu, cuaca hari ini masih normal dan tidak ada gelombang tinggi. Hal ini menjadi kabar baik bagi para pengunjung yang ingin melakukan perjalanan ke Nusa Penida dan Nusa Lembongan.