Kembalinya Kai Havertz ke Skuad Arsenal

Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, memberikan sinyal positif mengenai kemungkinan kembalinya Kai Havertz ke dalam skuad lebih cepat dari yang diperkirakan. Meski belum memastikan apakah pemain asal Jerman tersebut akan tampil dalam pertandingan melawan Brighton yang dijadwalkan pada hari Sabtu, 27 Desember 2023, pukul 22.00 WIB, Arteta menunjukkan optimisme terhadap keberadaan Havertz.

Havertz mengalami cedera lutut saat laga pembuka musim ini, di mana ia hanya mampu bermain selama 30 menit sebelum harus meninggalkan lapangan. Kehilangan Havertz memang menjadi tantangan tersendiri bagi Arsenal, tetapi tim asuhan Arteta tetap mampu mencetak gol dengan produktif, mengumpulkan total 31 gol di Liga Inggris musim ini. Kembalinya Havertz tentu akan memberikan lebih banyak opsi bagi Arteta di lini serang.

Musim lalu, Havertz berhasil mencetak 15 gol di semua kompetisi, dengan sembilan di antaranya berasal dari Liga Inggris, menjadikannya sebagai pencetak gol terbanyak di tim. Selain itu, ia juga memberikan empat assist, menunjukkan kontribusi pentingnya untuk tim. Kini, setelah kembali berlatih minggu ini, Arteta meyakini bahwa kembalinya Havertz ke skuad hanya tinggal menunggu waktu.

“Saya rasa ini akan memakan waktu beberapa hari, bukan beberapa minggu. Mari kita lihat langkah selanjutnya bagaimana dia menanggapi hal itu. Namun, sekali lagi, dia adalah pemain yang sangat kami rindukan, pemain yang membawa tim ke dimensi yang berbeda. Jadi, saya sangat senang dia akan segera kembali,” ujar Arteta.

Performa dan Kontribusi Havertz

Havertz telah menjadi bagian penting dari strategi Arsenal sejak ia bergabung. Dalam enam pertandingan musim lalu, ia mencatatkan rata-rata 0,75 gol per pertandingan. Pemain yang memiliki kemampuan teknis dan kecepatan ini sering kali menjadi penghubung antara lini tengah dan lini depan.

Selain itu, ia juga menjadi penentu dalam beberapa pertandingan krusial. Misalnya, dalam pertemuan melawan Brighton musim lalu, Arsenal harus puas dengan hasil imbang 1-1 meskipun bermain dengan 10 orang setelah Declan Rice diusir keluar lapangan akibat menerima kartu kuning kedua karena mengulur waktu. Itu merupakan salah satu dari enam kartu merah yang diterima tim Arteta sepanjang musim lalu, lebih banyak dibandingkan tim lainnya.

Perubahan dalam Aturan dan Strategi Tim

Namun, situasi ini sangat berbeda dengan musim ini, di mana Arsenal telah menerima 22 kartu kuning tetapi tidak ada kartu merah. Ketika ditanya mengenai kartu merah Rice pada pertemuan sebelumnya, Arteta tak menutupi kekesalannya. “Saya ingat betul. Saya sangat kesal dengan cara kami bermain dengan 10 pemain. Jadi, mudah-mudahan, kali ini akan sangat berbeda,” katanya.

Arteta juga menyampaikan bahwa aturan dalam permainan telah berubah, sehingga timnya harus lebih waspada. “Saya rasa aturannya sekarang berbeda. Jadi, kami membayar mahal dengan aturan itu, dan semoga itu tidak akan terjadi lagi, dan kami terus bermain dengan 11 pemain,” tutupnya.

Dengan kembalinya Havertz, Arsenal memiliki peluang besar untuk memperkuat lini serang mereka. Keberadaannya akan memberikan variasi dalam strategi serangan, serta meningkatkan kemampuan tim dalam menciptakan peluang berbahaya. Arteta tampaknya yakin bahwa kembalinya Havertz akan menjadi titik balik dalam perjalanan tim musim ini.