Wali Kota Jayapura Tegaskan Batas Waktu Penyelesaian Pembangunan
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan bahwa seluruh kegiatan pembangunan di lingkungan Pemerintah Kota Jayapura, baik yang bersumber dari APBD induk maupun APBD perubahan, harus diselesaikan paling lambat 15 Desember 2025. Hal ini disampaikan oleh Wali Kota usai melakukan monitoring meja Triwulan III yang berlangsung di Aula Sian Soor, Kamis (16/10).
“Baik kegiatan induk maupun perubahan yang baru diserahkan, semuanya harus selesai selambat-lambatnya 15 Desember 2025. Tidak ada lebih dari itu. Saya harap semua OPD bekerja keras, baik dalam pelaksanaan pengadaan maupun pekerjaan fisik, agar semuanya rampung tepat waktu,” tegas Abisai Rollo.
Menurut Wali Kota, batas waktu tersebut bersifat mutlak dan tidak bisa ditawar. Ia meminta seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mempercepat pelaksanaan kegiatan serta memperhatikan keseimbangan antara realisasi fisik dan keuangan.
“Dari hasil evaluasi, capaian fisik pada APBD induk sudah berada di kisaran 70–80 persen. Namun, laporan keuangan belum sepenuhnya berimbang. Jangan sampai pekerjaan sudah selesai tapi belum dilaporkan, karena itu bisa memperlambat pencairan,” ujarnya.
Fokus pada Kinerja Keuangan dan Fisik
Wali Kota juga menyoroti adanya enam paket kegiatan strategis tahun anggaran 2025 yang progresnya masih rendah, bahkan sebagian di bawah 30 persen. Ia menegaskan akan melakukan peninjauan langsung ke lapangan untuk mengetahui kendala di lapangan dan memastikan percepatan penyelesaiannya.
“Saya akan turun langsung untuk melihat apa kendalanya. Kita harus tahu penyebab keterlambatan agar bisa segera mencari solusi. Semua kegiatan, termasuk enam paket strategis itu, harus selesai sebelum batas waktu 15 Desember,” ujar Wali Kota.
Langkah Percepatan dan Evaluasi
Untuk memastikan penyelesaian kegiatan sesuai target, Wali Kota menekankan pentingnya koordinasi dan komunikasi antar OPD. Selain itu, ia juga meminta para pimpinan OPD untuk terus memantau progres setiap kegiatan secara berkala.
- Dalam evaluasi triwulan, capaian fisik APBD induk sudah mencapai 70–80 persen.
- Laporan keuangan masih belum seimbang, sehingga diperlukan perbaikan.
- Enam paket kegiatan strategis memiliki progres di bawah 30 persen, perlu penanganan khusus.
Komitmen untuk Menyelesaikan Target
Wali Kota Jayapura menegaskan bahwa semua kegiatan pembangunan harus selesai tepat waktu. Ia menyatakan bahwa keberhasilan dalam menyelesaikan proyek-proyek ini sangat penting untuk memastikan kualitas pelayanan publik dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.
“Kami berkomitmen untuk memastikan semua proyek selesai tepat waktu. Ini bukan hanya tentang target, tetapi juga tentang tanggung jawab kepada masyarakat,” kata Abisai Rollo.
Kesiapan dan Persiapan Lapangan
Untuk mendukung target tersebut, Wali Kota juga menekankan pentingnya kesiapan dan persiapan di lapangan. Ia mengharapkan semua pihak terlibat dalam proses pelaksanaan proyek, mulai dari perencanaan hingga evaluasi akhir.
- Setiap OPD diminta untuk meningkatkan kinerja dan efisiensi.
- Koordinasi antar lembaga dan instansi harus terjalin dengan baik.
- Penggunaan anggaran harus transparan dan akuntabel.
Kesimpulan
Dengan tenggat waktu yang ketat, Wali Kota Jayapura menegaskan bahwa semua pihak harus bekerja sama dan berkomitmen untuk menyelesaikan proyek pembangunan sesuai jadwal. Hal ini bertujuan untuk memastikan kualitas pembangunan yang maksimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat.


Tinggalkan Balasan