Ratu Dayung Papua Kembali Berhasil Meraih Dua Medali Emas di SEA Games Thailand 2025

Stevani Maysche Ibo, yang dikenal sebagai Ratu Dayung Papua, kembali menunjukkan kehebatannya dalam ajang olahraga Asia Tenggara. Pada SEA Games Thailand 2025, ia berhasil meraih dua medali emas di dua nomor berbeda, yaitu lomba 500 meter dan 200 meter. Prestasi ini menjadi bukti bahwa persiapan dan latihan yang matang membuahkan hasil yang maksimal.

Persiapan dan Kompetisi di SEA Games Thailand 2025

Stevani Maysche Ibo turun di nomor lomba 500 meter bersama tiga atlet Indonesia lainnya, yaitu Indra Hidayat dari Jawa Barat, Subhi dari Jambi, dan Ramla dari Sulawesi Barat. Ia juga bertindak sebagai leader dalam tim tersebut. Sementara untuk lomba 200 meter, Stevani berpasangan dengan Subhi dari Jambi.

Sebelum mengikuti kompetisi, persiapan pemantapan dilakukan di Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Tim kemudian berangkat ke Thailand pada tanggal 5 Desember 2025 dan bertanding pada tanggal 10, 11, dan 12 Desember 2025.

Menurut Stevani, tidak ada perbedaan signifikan dibandingkan SEA Games sebelumnya. Namun, ia menyebutkan bahwa satu-satunya perbedaan terletak pada nomor pertandingan. Di SEA Games Vietnam, ada nomor pendayung puteri 500 meter dan 200 meter, sedangkan di SEA Games Thailand hanya ada nomor pendayung mix.

Persembahan Spesial untuk Suami dan Keluarga

Dengan raihan medali emas pertamanya di SEA Games Thailand 2025, Stevani Maysche Ibo mempersembahkannya kepada suaminya, seorang polisi. Ia mengatakan bahwa tanpa dukungan suami, ia tidak akan bisa mencapai titik ini. Selain itu, ia juga memberi apresiasi kepada keluarga besar dan pelatih yang telah mendukungnya selama ini.

Tanggung Jawab Sebagai Ratu Dayung Papua

Dengan gelar Ratu Dayung Papua yang diberikan oleh masyarakat, Stevani merasa memiliki tanggung jawab moral untuk menggaungkan cabang olahraga dayung kepada masyarakat luas. Ia percaya bahwa atlet dayung asli Papua memiliki potensi besar karena secara fisik orang Papua jauh lebih unggul.

Namun, ia juga menyampaikan pentingnya pemusatan latihan intensif di wilayah-wilayah Papua. Menurutnya, cabor dayung di Papua masih belum kuat, dan perlu adanya peningkatan dalam pengelolaan dan pembinaan atlet.

Dukungan dari Bhayangkari Polda Papua

Sebagai ibu Bhayangkari, Stevani Maysche Ibo mendapatkan dukungan besar dari rekan-rekan Bhayangkari Polda Papua. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pejabat Bhayangkari yang selalu mendukungnya dalam menjalani karier sebagai atlet.

Harapan untuk Gubernur Papua, MDF

Stevani Maysche Ibo juga menyampaikan harapannya kepada Gubernur Papua, Mathius Derek Fakhiri. Ia berharap agar pemerintah lebih memperhatikan masa depan atlet dan mantan atlet dayung Papua. Ia berharap agar atlet berprestasi dapat diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN), sesuai dengan amanat yang diberikan.

Meski sempat menolak tawaran menjadi ASN pada tahun 2018 karena tidak ditempatkan di Papua, ia tetap berharap dapat mengabdi di tanah kelahirannya. Ia menyadari bahwa cabang olahraga dayung tidak sepopuler olahraga lain, namun ia berharap dayung tetap menjadi tumpuan raihan medali dalam setiap ajang kompetisi.

Penutup

Stevani Maysche Ibo tetap percaya bahwa Gubernur MDF adalah yang terbaik dan dapat mewujudkan harapan para atlet. Ia berharap, dengan dukungan yang diberikan, cabang olahraga dayung dapat terus berkembang dan memberikan prestasi gemilang bagi Papua.