Peran Pemerintah dalam Perekonomian Nasional
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memperingati Hari Pahlawan 2025 dengan mengunjungi SMAN 3 Jakarta, Senin (10/11). Dalam kesempatan tersebut, ia berperan sebagai guru dan berbagi pengalaman langsung dengan siswa mengenai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta peran pemerintah dalam perekonomian nasional.
Purbaya menyampaikan bahwa tujuan utamanya adalah untuk memberikan pemahaman yang lebih baik tentang APBN kepada para siswa. Ia berharap dengan pengetahuan ini, siswa tidak hanya sekadar mengkritik pemerintah, tetapi juga memahami konteksnya.
“Saya mengajar tentang APBN kepada para siswa agar mereka memahami peran pemerintah dalam perekonomian sehingga mereka tidak sekadar mengkritik, tetapi juga mengerti konteksnya,” ujar Purbaya.
Ia juga menilai bahwa siswa di SMAN 32 Jakarta sangat kreatif dan aktif dalam berdiskusi. Menurutnya, hal ini menunjukkan potensi besar dari generasi muda Indonesia.
“Saya senang sekali karena mereka sangat kreatif dan aktif berdiskusi di kelas. Ini menunjukkan bahwa generasi muda kita memiliki potensi yang luar biasa,” tambah Menkeu.
Kemenkeu Mengajar 2025: Gerakan Kerelawanan
Kemenkeu Mengajar 2025 merupakan sebuah gerakan kerelawanan yang melibatkan para pegawai Kementerian Keuangan untuk mengajak siswa di seluruh Indonesia mengenal UangKita dan membangun masa depan. Gerakan ini telah berusia satu dekade dan sudah diikuti oleh lebih dari 7.000 pegawai Kemenkeu sebagai relawan pengajar dan dokumentator.
Menkeu Purbaya menegaskan bahwa semangat Kemenkeu Mengajar mencerminkan semangat membangun Indonesia dan menyiapkan generasi muda yang peduli terhadap masa depan bangsanya. Menurutnya, APBN bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan wujud gotong royong seluruh rakyat untuk membangun negeri.
“Melalui APBN, kita menghadirkan pendidikan, kesehatan, pangan, energi, infrastruktur, hingga perlindungan sosial bagi masyarakat. Anak-anak bangsa adalah masa depan. Jaga mereka, jaga asa. Jaga UangKita, bangun masa depan kita,” kata Purbaya.
Jangkauan Kemenkeu Mengajar
Kemenkeu Mengajar telah menjangkau lebih dari 69.000 siswa pada jenjang SD, SMP, SMA, termasuk Sekolah Luar Biasa (SLB) dan Sekolah Rakyat (SR), di 267 sekolah yang tersebar di seluruh Indonesia serta Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN).
Relawan Kemenkeu Mengajar berasal dari pegawai Kemenkeu dan pegawai Special Mission Vehicle (SMV). Beberapa lembaga yang terlibat antara lain:
- PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PT PII)
- PT Sarana Multigriya Finansial (PT SMF)
- PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI)
- Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
- PT Karabha Digdaya
- PT Geo Dipa Energi
- Mahasiswa Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN)
Gerakan ini terus berkembang dan menjadi salah satu cara efektif untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang kebijakan keuangan negara dan pentingnya partisipasi masyarakat dalam pembangunan.


Tinggalkan Balasan