PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk., salah satu perusahaan telekomunikasi ternama di Indonesia, mengumumkan pengunduran diri Yohanes Surya dari posisi Komisaris Independen. Pengumuman ini disampaikan melalui keterbukaan informasi yang diterbitkan oleh perusahaan.
Pengunduran diri Yohanes Surya diterima oleh manajemen Telkom Indonesia pada Kamis, 20 November 2025. Meskipun pengunduran diri ini terjadi, pihak perusahaan menyatakan bahwa hal tersebut tidak memiliki dampak signifikan terhadap kelangsungan operasional perseroan.
SVP Corporate Secretary PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk., Jati Widagdo, dalam keterbukaan informasi yang diterbitkan pada Jumat (21/11/2025), menyatakan bahwa perusahaan akan segera mengambil langkah-langkah yang diperlukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Yohanes Surya adalah seorang tokoh penting dalam bidang sains, khususnya fisika. Ia lahir di Jakarta pada 6 November 1963 dan telah menempuh pendidikan yang sangat baik. Berikut beberapa catatan penting tentang perjalanan karier dan pendidikannya:
-
Pendidikan Awal:
Yohanes Surya memperdalam studi fisika di jurusan Fisika MIPA Universitas Indonesia hingga tahun 1986. Setelah itu, ia melanjutkan studi master dan doktornya di College of William and Mary, Virginia, Amerika Serikat. Program master diselesaikan pada tahun 1990, sedangkan program doktornya selesai pada tahun 1994 dengan predikat cum laude. -
Karier Internasional:
Setelah meraih gelar Ph.D., Yohanes Surya menjadi Consultant of Theoretical Physics di TJNAF/CEBAF (Continous Electron Beam Accelerator Facility) Virginia, Amerika Serikat, pada tahun 1994. Meskipun memiliki Greencard yang memungkinkannya tinggal dan bekerja di AS, ia memilih untuk kembali ke Indonesia. -
Kiprah di Bidang Akademik:
Pada periode 1995 hingga 1998, Yohanes aktif sebagai pengajar dan peneliti di program pasca sarjana Universitas Indonesia (UI) untuk bidang fisika nuklir. -
Partisipasi dalam Organisasi Internasional:
Yohanes Surya juga terlibat dalam berbagai organisasi akademis internasional, seperti: - Board member of the International Physics Olympiad
- Vice President of The First step to Nobel Prize
- Penggagas dan President Asian Physics Olympiad
- Chairman of The first Asian Physics Olympiad
- Executive member of the World Physics Federation Competition
- Chairman of The International Econophysics Conference 2002
-
Chairman the World Congress Physics Federation 2002
-
Penghargaan dan Aksi Sosial:
Selama kariernya di bidang pengembangan fisika, Yohanes Surya mendapatkan berbagai penghargaan dan fellowships. Beberapa di antaranya termasuk CEBAF/SURA award AS pada 1992-1993, penghargaan kreativitas 2005 dari Yayasan Pengembangan Kreativitas, serta anugerah Lencana Satya Wira Karya 2006 dari Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono.
Dengan latar belakang pendidikan dan pengalaman yang luar biasa, Yohanes Surya telah memberikan kontribusi besar dalam dunia sains dan pendidikan di Indonesia. Kehadirannya di jajaran komisaris Telkom Indonesia tentu membawa banyak manfaat bagi perusahaan.


Tinggalkan Balasan