SOLO, Daritimur.id –
Ratu Belanda, Maxima Zorreguieta Cerruti, hari ini, Selasa (25/11/2025), dijadwalkan mengunjungi sejumlah lokasi di Solo dan Sragen, Jawa Tengah. Kunjungan ini dilakukan dalam kapasitasnya sebagai Advokat Khusus Sekretaris Jenderal PBB untuk Keuangan Inklusif bagi Pembangunan (UNSGSA).
Selama berada di Indonesia, Ratu Maxima akan berdialog dengan masyarakat pengguna layanan keuangan, perwakilan pemerintah, lembaga keuangan, pelaku usaha fintech, hingga lembaga pembangunan. Ia juga dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto.
Komitmen Sejak Muda
Ratu Maxima telah menunjukkan ketertarikan pada isu keuangan inklusif sejak masa mudanya. Latar belakang pendidikan ekonominya di Argentina, ditambah pengalaman bekerja di sektor perbankan, membuatnya memahami pentingnya akses keuangan bagi semua lapisan masyarakat.
“Setiap orang berhak mendapatkan kesempatan untuk berkembang dan membangun kehidupan yang lebih baik,” ujarnya dalam berbagai kesempatan. Ia menekankan bahwa akses terhadap layanan keuangan menjadi langkah awal untuk menciptakan kesetaraan.
Sebagai contoh, seseorang yang ingin memulai usaha tentu membutuhkan modal. Pinjaman kecil, menurutnya, bisa memberikan dampak besar bagi kehidupan siapa pun, di mana pun.
Peran sebagai Penasihat Khusus PBB
Pada 2005, saat PBB mencanangkan Tahun Internasional Kredit Mikro, Ratu Maxima mulai aktif menyuarakan pentingnya akses keuangan, terutama bagi kelompok rentan. Ia menyampaikan pandangannya kepada kelompok penasihat internasional tentang potensi kredit mikro dalam membuka peluang ekonomi, sekaligus meningkatkan rasa percaya diri masyarakat, terutama perempuan.
Empat tahun berselang, pada 2009, Sekretaris Jenderal PBB saat itu, Ban Ki-moon, menunjuknya sebagai Advokat Khusus untuk Keuangan Inklusif bagi Pembangunan. Sejak saat itu, Ratu Maxima aktif memberikan masukan langsung kepada PBB serta menjalin kemitraan global untuk memperluas akses keuangan.
“Layanan keuangan sangat penting untuk menciptakan dan mempercepat pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, menciptakan lapangan kerja, serta mendorong pembangunan sosial,” ungkapnya.
Hasil Kerja di Lapangan
Sebagai Advokat Khusus PBB, Ratu Maxima aktif mengunjungi berbagai negara. Ia bertemu petani, pelaku UMKM, kelompok perempuan, hingga siswa sekolah, untuk melihat langsung dampak dari kebijakan dan program keuangan inklusif yang dijalankan.
Selain itu, ia juga aktif mendorong digitalisasi sistem keuangan. Sejak 2011, ia mengikuti perkembangan jumlah penduduk dunia yang memiliki rekening bank dan akses pembayaran digital.
Hasilnya signifikan. Dalam satu dekade terakhir, angka kepemilikan rekening bank secara global naik dari 51 persen menjadi 76 persen.
Misi ke Indonesia
Kunjungan Ratu Maxima ke Indonesia merupakan bagian dari rangkaian misinya sebagai duta keuangan inklusif. Indonesia dinilai sebagai negara yang memiliki potensi besar dalam pengembangan layanan keuangan digital yang inklusif.
Dalam kunjungan ke Solo dan Sragen, ia ingin melihat langsung bagaimana masyarakat, pelaku usaha kecil, dan kelompok rentan mengakses layanan keuangan dan bagaimana teknologi dapat meningkatkan kesejahteraan mereka.
Selama 16 tahun mengemban amanah sebagai UNSGSA, Ratu Maxima telah melakukan puluhan perjalanan kerja ke berbagai negara. Ia tak hanya membawa pesan global tentang inklusi keuangan, tetapi juga menyuarakan pengalaman nyata dari masyarakat akar rumput ke forum-forum internasional.


Tinggalkan Balasan