Pemerintah Kabupaten Kudus Alokasikan Rp63 Miliar untuk Perbaikan Jalan
Pemeruptama.id
Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp63 miliar untuk memperbaiki puluhan ruas jalan kabupaten yang mengalami kerusakan. Langkah ini dilakukan guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat saat berkendara di wilayah tersebut.
“Total anggaran sebesar itu mencakup dana dari APBD murni 2025 maupun APBD perubahan 2025,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kudus, Harry Wibowo, di Kudus, Senin.
Ia menjelaskan bahwa dana tersebut digunakan untuk menangani 43 titik ruas jalan di berbagai kecamatan. Melalui program perbaikan ini, tingkat kerusakan jalan ditargetkan berkurang sekitar 2–2,5 persen.
Saat ini, kondisi jalan kabupaten yang masuk kategori kurang mantap mencapai 8,3 persen dari total panjang jaringan jalan sepanjang 621,18 kilometer, sementara jalan dengan kondisi mantap berada pada angka 91,7 persen. Setelah perbaikan tahun ini, persentase jalan mantap diperkirakan meningkat hingga 93,7 persen.
Jenis Konstruksi yang Digunakan
Jenis konstruksi yang digunakan mencakup lapisan aspal AC-WC (Asphalt Concrete-Wearing Course) serta beton bertulang K-45, khususnya di persimpangan yang membutuhkan penguatan struktur.
Meski berbagai perbaikan dilakukan, Harry mengingatkan bahwa kualitas jalan sangat dipengaruhi oleh kondisi cuaca. Curah hujan tinggi dapat mempercepat kerusakan, terutama pada ruas yang kondisinya belum mantap.
“Tingkat kerusakan yang kini tersisa sekitar 6–7 persen kemungkinan akan diselesaikan pada tahun depan,” ujarnya.
Tantangan Anggaran Tahun Depan
Ia juga menyebutkan tantangan tahun anggaran 2026 ketika Kudus diperkirakan mengalami penurunan Dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat hingga Rp538,03 miliar. Pengurangan ini berpotensi mempengaruhi alokasi dana untuk pembangunan infrastruktur.
Meski demikian, Pemkab Kudus tetap berkomitmen meningkatkan kualitas jalan, termasuk melalui pembangunan dan perbaikan saluran drainase di sejumlah lokasi.
“Dengan drainase yang baik, air hujan bisa langsung mengalir dan tidak menggenang di jalan. Ini akan membuat usia jalan lebih panjang dan tidak mudah rusak,” tegasnya.
Harapan untuk Kondisi Jalan yang Lebih Baik
Harry berharap kombinasi antara perbaikan konstruksi dan optimalisasi drainase dapat menjaga kondisi jalan kabupaten tetap prima dalam jangka panjang meskipun anggaran harus menyesuaikan.
Strategi Jangka Panjang
Untuk memastikan kelancaran perbaikan jalan, Pemkab Kudus juga berencana melakukan evaluasi berkala terhadap kondisi jalan. Hal ini dilakukan agar setiap kerusakan bisa segera diatasi sebelum semakin parah.
Selain itu, pihak dinas juga akan memperkuat koordinasi dengan masyarakat setempat agar bisa mendapatkan informasi langsung tentang kerusakan jalan yang terjadi.
Pemkab Kudus juga berencana membangun sistem pelacakan kerusakan jalan menggunakan teknologi digital. Sistem ini akan membantu memetakan area yang membutuhkan perbaikan secara lebih efisien dan akurat.
Dengan langkah-langkah ini, Pemkab Kudus berharap dapat memastikan kualitas jalan yang baik bagi masyarakat dan pengguna jalan di wilayah Kabupaten Kudus.


Tinggalkan Balasan