Warga Aceh Tenggara Hanyut di Sungai Alas, Satu Orang Selamat dan Satu Meninggal Dunia

Tiga warga Aceh Tenggara dilaporkan hanyut terseret arus Sungai Alas. Kejadian ini menimpa tiga orang yang sedang berada di sekitar aliran sungai tersebut. Dari ketiga korban tersebut, satu orang berhasil ditemukan dalam kondisi selamat sementara satu lainnya meninggal dunia. Saat ini, satu korban lagi masih dalam pencarian oleh tim SAR.

Salah satu korban yang berhasil diselamatkan adalah Tio, seorang pelajar yang berasal dari Desa Cempa, Kecamatan Blangkejeren, Gayo Lues. Tio ditemukan di Kuta Pasir, Kecamatan Badar dalam kondisi selamat dan saat ini sedang menjalani perawatan di rumah sakit umum setempat.

Menurut informasi yang diperoleh dari Tio, ia bersama dua rekannya terlibat dalam kejadian tersebut. Sayangnya, salah satu dari mereka tidak berhasil diselamatkan dan meninggal dunia akibat arus yang sangat deras. Sementara itu, korban yang lain masih dalam pencarian.

Tim SAR Lakukan Penyisiran di DAS Sungai Alas

Koordinator Basarnas Kutacane, Muhammad Amri, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan upaya penyelamatan terhadap korban-korban yang hanyut. Ia menyebutkan bahwa Tio, yang merupakan salah satu korban, berasal dari Pesantren Seldok Aceh Tenggara. Tio adalah putra dari pasangan Irpan dan Kasmawati.

Saat ini, dua tim SAR Kutacane sedang melakukan penyisiran di Daerah Aliran Sungai (DAS) Sungai Alas untuk mencari korban yang belum ditemukan. Upaya ini dilakukan dengan memperhatikan kondisi alam yang cukup ekstrem, termasuk debit air yang tinggi dan arus yang kencang.

Fakta Tentang Korban Selamat

Tio, korban selamat yang ditemukan, berusia 15 tahun dan merupakan siswa di Pesantren Badrul Ulum Seldok Aceh Tenggara. Ia juga merupakan warga asli Desa Cempa, Kecamatan Blangkejeren. Sebelum kejadian, Tio sedang bersama dua temannya yang juga hanyut.

Kejadian ini menjadi peringatan bagi masyarakat sekitar untuk lebih waspada saat berada di dekat sungai, terutama pada musim hujan atau saat debit air meningkat. Selain itu, pentingnya kesadaran akan bahaya arus sungai yang bisa sangat cepat dan kuat.

Langkah-Langkah yang Dilakukan Pihak Berwenang

Pihak Basarnas dan instansi terkait lainnya terus berupaya untuk memastikan keselamatan warga. Dalam hal ini, koordinasi antara tim SAR, pihak kepolisian, dan lembaga lainnya sangat penting untuk mempercepat proses pencarian dan evakuasi.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tetap tenang dan tidak melakukan tindakan yang membahayakan diri sendiri saat situasi darurat terjadi. Informasi terkini tentang kejadian ini akan terus diberikan melalui saluran resmi pihak berwenang.