Pengertian Hernia pada Anak
Hernia adalah kondisi yang ditandai dengan munculnya benjolan pada bagian tubuh tertentu, terutama di sekitar pusar atau selangkangan. Benjolan ini terjadi karena adanya jaringan atau organ dalam yang terdorong keluar melalui area otot yang lemah. Pada anak-anak, benjolan hernia dapat bersifat hilang-timbul, misalnya muncul saat anak menangis atau mengejan, lalu mengempis ketika anak kembali tenang. Namun, ada juga kasus di mana benjolan bersifat menetap dan tidak berubah ukuran.
Berbeda dengan orang dewasa yang hernianya sering dipicu oleh faktor seperti batuk kronis, mengangkat beban berat, atau penurunan kekuatan otot akibat usia, hernia pada anak memiliki penyebab yang lebih spesifik.
Penyebab Hernia pada Anak
Menurut dr. Andi Lestiono, Sp. BA, FIAPS, seorang Dokter Spesialis Bedah Anak, hernia pada anak umumnya disebabkan oleh kelemahan pada kanalis inguinalis atau prosesus vaginalis. Area ini merupakan saluran atau bagian jaringan di selangkangan yang seharusnya menutup setelah bayi lahir. Jika saluran ini tidak menutup sempurna, jaringan dalam dapat terdorong keluar sehingga muncul benjolan.
Selain itu, kelemahan otot di sekitar selangkangan dan pusar juga dapat menyebabkan hernia. Pada anak-anak, terutama bayi, otot-otot di area tersebut masih dalam tahap perkembangan. Jika ototnya belum cukup kuat atau memiliki celah bawaan, jaringan dapat menonjol dan membentuk hernia.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi
Karena faktor-faktor ini, hernia pada anak lebih sering bersifat bawaan atau terkait perkembangan, bukan akibat aktivitas seperti pada orang dewasa. Hal ini menunjukkan bahwa penyebab hernia pada anak lebih berkaitan dengan struktur anatomi yang belum sepenuhnya berkembang.
Jenis-Jenis Hernia pada Anak
Beberapa jenis hernia yang umum terjadi pada anak antara lain:
- Hernia Inguinalis: Hernia yang terjadi di daerah selangkangan. Kondisi ini paling umum ditemukan pada anak laki-laki.
- Hernia Umbilikalis: Hernia yang terjadi di sekitar pusar. Kondisi ini biasanya terlihat sebagai benjolan kecil di sekitar perut bagian bawah.
- Hernia Femoralis: Hernia yang terjadi di daerah paha bawah. Kondisi ini lebih jarang terjadi pada anak-anak dibandingkan pada orang dewasa.
Tanda-Tanda dan Gejala Hernia pada Anak
Beberapa tanda dan gejala yang bisa mengindikasikan adanya hernia pada anak antara lain:
- Adanya benjolan yang terlihat di daerah selangkangan atau pusar
- Benjolan terasa nyeri atau sakit saat ditekan
- Benjolan muncul saat anak menangis, mengejan, atau beraktivitas fisik
- Benjolan mengempis saat anak rileks atau tidur
Jika anak mengalami gejala-gejala tersebut, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat.
Perawatan dan Pengobatan
Pengobatan hernia pada anak biasanya memerlukan intervensi medis, baik melalui operasi maupun pengelolaan medis lainnya. Dalam beberapa kasus, jika hernia tidak menyebabkan komplikasi, dokter mungkin akan menyarankan pengamatan rutin. Namun, jika hernia terus berkembang atau menyebabkan rasa sakit, operasi diperlukan untuk memperbaiki struktur otot yang lemah.


Tinggalkan Balasan