Ekspansi Bisnis Gus Lilur di Surabaya

Pengusaha asal Situbondo, yang akrab disapa Gus Lilur (HRM. Khalilur R. Abdullah Sahlawiy), terus memperluas bisnisnya dengan membuka tiga kantor baru di Surabaya melalui Super Holding Sabhumi Barat Basra. Langkah ini menandai ekspansi besar-besaran yang dilakukan oleh pengusaha nasional tersebut di Kota Pahlawan.

Super Holding Sabhumi Barat Basra mengelola empat induk perusahaan utama yang masing-masing melakukan penataan kantor dan memperkuat fokus bisnisnya di Surabaya. Berikut adalah rincian dari empat perusahaan tersebut:

  • Bandar Indonesia Grup (BIG)

    BIG adalah induk perusahaan yang membawahi ratusan anak perusahaan dengan ribuan konsesi pertambangan di Jawa Timur. Kantor BIG akan direposisi dari Graha Pena Ekstensi ke Graha Pena, agar lebih fokus dalam menguasai tambang Galian C di Jawa Timur.

  • SANTRI Grup

    SANTRI Grup, atau Sarana Nata Tambang Lestari Grup, akan menjadi kontraktor tambang untuk seluruh konsesi pertambangan Bandar Indonesia Grup. Kantor SANTRI Grup berada di Graha Pena Ekstensi lantai 10, satu lantai penuh di pusat perkantoran representatif di kawasan Jalan A. Yani Surabaya. Perusahaan ini juga akan menambah dan memodernisasi peralatan tambangnya agar menjadi kontraktor tambang terbaik di Indonesia.

  • BALAD GRUP

    BALAD GRUP, atau Bandar Laut Dunia Grup, akan memindahkan kantornya ke Pelindo Place Office Tower di komplek Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Pemindahan kantor ini bertujuan agar lebih mudah dalam koordinasi dan transportasi ke area perikanan budi daya Balad Grup di Kangean, Sumenep, Madura.

  • VHANDASTA GRUP

    VHANDASTA GRUP, atau Vahana Sampada Samasta Grup, merupakan perusahaan bongkar muat yang baru dibentuk oleh Super Holding Sabhumi Barat Basra. Sesuai dengan gerak usaha Perusahaan Bongkar Muat (PBM), Vhandasta Grup akan berkantor dan berkegiatan di Pelabuhan Tanjung Perak dan akan berkantor di Pelindo Place Office Tower di kawasan Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

Gus Lilur menyampaikan bahwa langkah ekspansi ini adalah bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat dominasi bisnis di “core” industri masing-masing perusahaan. Ia menegaskan bahwa Surabaya, sebagai Kota Pahlawan, menjadi inspirasi bagi dirinya untuk mengibarkan bendera bisnis dari kota ini.

Selain itu, ia juga menyebutkan bahwa Surabaya adalah tempat lahirnya Nahdlatul Ulama, yang menjadi dasar dari visi dan misi bisnisnya. Dengan penataan kantor dan penyiapan gerak laju ratusan cucu usahanya, Super Holding Sabhumi Barat Basra siap menyongsong tahun 2026 dengan semangat baru dan komitmen kuat untuk berkembang lebih pesat lagi.