Panduan Tata Perayaan Ekaristi Adven III Tahun A

Panduan tata perayaan Ekaristi Adven III tahun A merupakan salah satu bagian penting dalam prosesi ibadat umat Katolik menjelang Natal. Dengan warna liturgi ungu, perayaan ini menggambarkan harapan dan kesabaran yang harus dimiliki oleh umat dalam menantikan kedatangan Sang Juru Selamat. Panduan ini disusun oleh P. Petrus Cristologus Dhogo, SVD, dan dirancang untuk memandu para petugas liturgi serta umat dalam merayakan perayaan suci tersebut.

Persiapan Sebelum Ibadat

Sebelum perayaan dimulai, para petugas liturgi berkumpul di sakristi. Di meja perayaan, disiapkan lilin bernyala yang mengapiti salib. Untuk bacaan, siapkan Alkitab. Untuk nyanyian, bisa siapkan buku nyanyian. Sedapat mungkin, untuk kekhusukan suasana, alat-alat komunikasi dimatikan.

Tanda Salib dan Salam

Pemimpin (P) berkata, “Penolong kita ialah Tuhan”, dan yang lain menyahut, “Yang menjadikan langit dan bumi”. Kemudian dinyanyikan lagu pembuka untuk masa Adven;

Kata Pembuka

Hari ini kita merayakan Minggu Ketiga dalam Masa Adven. Minggu ini disebut juga Minggu Gaudete, Minggu Gembira. Kita bergembira karena kedatangan Tuhan sudah dekat. Kegembiraan ini disimbolkan dengan penyalaan lilin adven berwarna merah muda dan juga pengenaan jubah berwarna merah muda. Bacaan pertama menggemakan tema sukacita ini dengan menyatakan bahwa semua ciptaan bergembira. Orang Israel juga diminta untuk bersukacita karena Tuhan datang dalam kemuliaan-Nya.

Tobat dan Permohonan Ampun

Di hadapan Tuhan yang kini hadir di tengah kita, marilah menyesali dan mengakui segala dosa, serta memohon ampun atas segala kekurangan kita supaya pantas bertemu dengan Dia dan layak merayakan Sabda penyelamatan-Nya.

Doa Pembuka

Marilah kita berdoa, Allah yang mahakuasa, pandanglah umat-Mu, yang dengan tekun menantikan perayaan kelahiran Putra-Mu. Bantulah kami agar kami bersukacita karena keselamatan yang agung ini, dan dengan hati riang merayakannya dalam ibadat yang meriah.

Ajakan Mendengarkan Sabda Tuhan

Tuhan bersabda, “Di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam nama-Ku, di situ Aku hadir di tengah-tengah mereka.” Percaya akan Sabda ini, maka marilah kita hening sejenak dan menyadari kehadiran Tuhan di tengah kita, serta mendengarkan Sabda-Nya dalam bacaan-bacaan berikut.

Bacaan Pertama (Yes. 35:1-6a.10)

Bacaan dari Kitab Yesaya: Padang gurun dan padang kering akan bergirang, padang belantara akan bersorak-sorak dan berbunga; seperti bunga mawar ia akan berbunga lebat, akan bersorak-sorak, ya bersorak-sorai.

Mendaraskan Mazmur Tanggapan

Refren (Yes. 35:4): Mari kita pergi ke rumah Tuhan dengan sukacita. Mzm. 146:7,8-9a,9b-10: Tuhan menegakkan keadilan untuk orang-orang yang diperas, yang memberi roti kepada orang-orang yang lapar.

Bacaan Kedua (Yak. 5:7-10)

Saudara-saudara, bersabarlah sampai kepada kedatangan Tuhan! Sesungguhnya petani menantikan hasil yang berharga dari tanahnya dan ia sabar sampai telah turun hujan musim gugur dan hujan musim semi.

Alleluia (Yes. 61:1)

P: Alleluia

U: Alleluia

P: Roh Tuhan ada padaku. * Ia telah mengutus aku untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang sengsara.

U: Alleluia

Injil [Mat. 11:2-11]

Yesus menjawab mereka: “Pergilah dan katakanlah kepada Yohanes apa yang kamu dengar dan kamu lihat: orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang kusta menjadi tahir, orang tuli mendengar, orang mati dibangkitkan dan kepada orang miskin diberitakan kabar baik.

Renungan Singkat

Pada pekan ketiga Masa Adven ini, kita mendengarkan Injil tentang Yohanes Pembaptis dan Yesus. Ada dua hal yang ingin ditekankan dalam Injil ini. Pertama, pengenalan pribadi akan Tuhan. Kedua, relasi antara Yohanes Pembaptis dan Yesus.

Hening Sejenak

Kemudian dilanjutkan dengan doa-doa permohonan dan doa penutup.

Syahadat

Marilah menanggapi Sabda Tuhan dan mengungkapkan iman kepercayaan kita kepada Tuhan dengan mengucapkan Syahadat. Aku percaya akan Allah, Bapa yang mahakuasa…

Doa Umat

Bagi Sri Paus, para Uskup, para Imam dan para biarawan-biarawati. Semoga mereka yang membaktikan diri secara khusus bagi karya pelayanan Gereja selalu membawa kegembiraan sejati lewat teladan dan kesaksian hidup mereka.

Kolekte

[Selanjutnya ada pengumpulan kolekte sebagai perwujudan cinta kepada Sang Sabda dan kepada sesama yang berkekurangan, diiringi lagu yang sesuai.]

Doa Pujian

Sesudah Kolekte, Pemimpin membawakan Doa Pujian sambil berdiri di depan umat, menghadap ke altar dan umat berdiri dan setiap kali mendaraskan aklamasi bersama.

Ritus Komuni

Dalam Ibadah Sabda terdapat dua kemungkinan, yaitu (1) menyambut komuni (lihat cara A), (2) tidak menyambut komuni, tetapi umat diajak menghayati komuni batin/rindu (lihat cara B).

Doa Penutup

Marilah kita berdoa, Ya Tuhan yang mahamurah, semoga oleh daya ilahi Sabda-Mu ini, kami dibersihkan dari cacat cela dan dengan demikian kami siap menyambut kedatangan-Nya.

Mohon Berkat Tuhan

Sebelum mengakhiri perayaan ini marilah kita menundukkan kepala, memohon berkat Tuhan. [hening sejenak]

Semoga Tuhan memberkati kita, melindungi kita terhadap dosa dan menghantar kita ke hidup yang kekal.

Pengutusan

Marilah pergi, kita diutus.

Amin.

Lagu Penutup

Lagu penutup yang sesuai dengan tema Adven.