Pekan Paralimpik Kabupaten Garut 2025 Diresmikan, Awal Langkah Menuju Prestasi Nasional
Pekan Paralimpik Kabupaten (PEPARKAB) tahun 2025 resmi digelar untuk pertama kalinya oleh Komite Paralimpik Nasional Indonesia (NPCI) Kabupaten Garut. Ajang ini diselenggarakan di Sport Hall RAA Adiwidjaya, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, pada Senin (29/12/2025). PEPARKAB ke-1 ini menjadi momen penting dalam upaya NPCI Garut melakukan seleksi dan pembinaan atlet paralimpik menuju Pekan Paralimpik Provinsi Jawa Barat.
Peresmian acara dilakukan oleh Sekretaris Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut, Muhammad Diki Hasbi. Ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah sangat bangga atas inovasi yang dilakukan oleh NPCI Garut melalui penyelenggaraan PEPARKAB perdana ini. Menurutnya, ajang tersebut merupakan bagian penting dalam membangun sistem pembinaan olahraga paralimpik yang berkelanjutan.
“Pemkab Garut sangat mengapresiasi inovasi NPCI. PEPARKAB ini menjadi langkah awal yang sangat baik sebagai persiapan menghadapi pekan paralimpik di tingkat provinsi,” ujar Diki.
Ia menambahkan bahwa PEPARKAB diharapkan mampu menjadi fondasi kuat dalam menciptakan siklus pembinaan olahraga yang berujung pada peningkatan prestasi atlet paralimpik Kabupaten Garut. Dari sisi dukungan pemerintah, Diki menegaskan bahwa Dispora Kabupaten Garut secara rutin memberikan dukungan setiap tahun, baik dalam bentuk pendanaan maupun fasilitasi lainnya. Untuk pelaksanaan PEPARKAB kali ini, Pemkab Garut juga menyediakan sarana dan prasarana milik pemerintah sebagai venue pertandingan.
“Dukungan pemerintah terus kami berikan, termasuk pemanfaatan sarana-prasarana pemerintah sebagai lokasi pertandingan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua NPCI Kabupaten Garut, Komara, mengungkapkan bahwa PEPARKAB ke-1 diikuti oleh 125 atlet disabilitas yang berasal dari 42 kecamatan di Kabupaten Garut. Ia menjelaskan bahwa ajang ini sekaligus menjadi sarana regenerasi atlet paralimpik daerah.
“Alhamdulillah, saat ini atlet NPCI Garut juga ada yang terpanggil mengikuti pemusatan latihan nasional (pelatnas) ASEAN Para Games di Solo, sebanyak tujuh orang,” kata Komara.
Melalui PEPARKAB, Komara berharap lahir atlet-atlet potensial yang mampu menggantikan atlet senior dan menjadi tulang punggung prestasi paralimpik Garut di masa mendatang.
Pada PEPARKAB perdana ini, NPCI Kabupaten Garut mempertandingkan lima cabang olahraga, yakni atletik, renang, tenis meja, catur, dan bulu tangkis. Keterbatasan sarana dan sumber daya menjadi alasan penyelenggaraan masih difokuskan pada lima cabang tersebut.
“Di tingkat nasional dan internasional, cabang olahraga paralimpik sebenarnya lebih dari 17. Mudah-mudahan ke depan PEPARKAB bisa mempertandingkan lebih banyak cabor,” ujarnya.
Apresiasi juga disampaikan oleh Sekretaris Umum NPCI Jawa Barat, Andi Supriandi. Ia menilai pelaksanaan PEPARKAB ke-1 Kabupaten Garut dapat terlaksana berkat kerja sama, sinergi, dan kolaborasi seluruh pihak terkait. Andi berharap, PEPARKAB mampu menjadi jembatan bagi para atlet disabilitas Kabupaten Garut untuk menembus prestasi di level yang lebih tinggi, baik provinsi, nasional, hingga internasional.


Tinggalkan Balasan