Aki mobil yang mengalami tekor memang menjadi masalah yang sangat mengganggu. Kondisi ini membuat mobil sulit untuk dihidupkan atau dinyalakan. Banyak orang cenderung langsung menyalahkan aki sebagai penyebab utama, padahal ada beberapa faktor lain yang bisa menyebabkan masalah ini.

Salah satu penyebab umum aki mobil cepat tekor adalah kabel massa atau grounding yang tidak terhubung dengan baik. Kabel ini berfungsi sebagai penghubung antara rangka mobil dan aki, sehingga arus listrik dapat mengalir secara normal. Jika kabel ini rusak atau longgar, maka proses pengisian aki akan terganggu.
“Kabel massa harus terhubung dengan baik ke rangka mobil agar arus listrik ke aki bisa berjalan normal,” jelas Heri, Technical Support Yuasa Battery.

Kabel massa yang bermasalah seperti serat yang mulai putus bisa menyebabkan pengisian aki tidak optimal. Akibatnya, aki mobil akan lebih cepat habis atau tekor. Hal ini sering terjadi pada mobil yang sudah cukup lama digunakan.
“Biasanya mobil yang sudah berumur nih kabel massanya sering banyak yang putus,” tambah Heri.
Oleh karena itu, sebelum langsung menyalahkan aki, sebaiknya periksa terlebih dahulu kondisi kabel massa. Jika ditemukan banyak serat yang putus, segera sambung kembali atau ganti dengan kabel baru. Selain itu, pastikan juga terminal kabel massa di kepala aki tidak kendur atau rusak.
“Massa aki mobil yang baik sangat penting agar pengisian berjalan normal,” ujar Heri.
Beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk memastikan kabel massa dalam kondisi baik:
- Periksa apakah kabel massa terhubung dengan baik ke rangka mobil.
- Cek apakah ada serat kabel yang putus atau rusak.
- Bersihkan terminal kabel massa dari karat atau kotoran.
- Pastikan kabel massa tidak terlalu longgar atau kendor.
Dengan melakukan pemeriksaan rutin pada kabel massa, Anda bisa mencegah aki mobil dari kehabisan daya secara tiba-tiba. Ini juga membantu memperpanjang usia aki mobil dan menjaga performa kendaraan tetap optimal.


Tinggalkan Balasan