Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) dan BEM Universitas Indonesia akan menggelar aksi unjuk rasa dengan tema #IndonesiaCemas pada Senin, 20 Oktober 2025. Tanggal ini bertepatan dengan peringatan satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Muzammil Ihsan, Koordinator Pusat Aliansi BEM SI, mengonfirmasi rencana aksi tersebut. “Iya benar,” ujarnya pada Ahad, 19 Oktober 2025. Aksi ini diinisiasi karena kondisi masyarakat yang semakin sulit dalam mendapatkan pekerjaan dan beban hidup yang meningkat. Poster ajakan aksi dari BEM SI menyebutkan bahwa momentum satu tahun pemerintahan Prabowo-Gibran semakin membuat masyarakat cemas tentang masa depan Indonesia.

Aksi akan berlangsung di Patung Kuda, Jakarta Pusat, mulai pukul 13.00 WIB. Beberapa poster ajakan aksi juga telah beredar di media sosial, termasuk di akun Instagram resmi @bemui_official. BEM UI mengusung tema ‘Cukup Satu Tahun, Penderitaan dan Penindasan terhadap Rakyat’.

Dalam narasi tuntutan mereka, BEM UI menyatakan bahwa satu tahun pemerintahan Prabowo-Gibran menjadi penanda bahwa kebijakan publik belum juga berpihak pada rakyat. Alih-alih mewujudkan kesejahteraan dan keadilan sosial, kekuasaan justru semakin jauh dari semangat demokrasi dan cita-cita reformasi.

Lokasi dan waktu aksi sama dengan yang direncanakan oleh BEM SI. Namun, titik kumpul aksi BEM UI akan diadakan di Lapangan FISIP UI. “Titik aksi berada di Patung Kuda dan Istana Kepresidenan Jakarta.”

Berikut poin-poin tuntutan dari BEM UI:

  • Hentikan represivitas dan kriminalisasi terhadap seluruh rakyat Indonesia, serta bebaskan semua massa aksi.
  • Cabut komando teritorial TNI dan laksanakan reformasi Polri.
  • Wujudkan sistem ekonomi yang progresif dan pro rakyat.
  • Wujudkan demokrasi sejati yang sesuai dengan prinsip kedaulatan rakyat.
  • Wujudkan reforma agraria sejati dan hadirkan ekososialisme yang berkelanjutan.
  • Wujudkan pendidikan gratis yang inklusif dan berkualitas.
  • Ciptakan kesehatan yang mengutamakan kesejahteraan rakyat.
  • Cabut kebijakan anti-rakyat dan tegaskan hukum berkeadilan.

BEM UI telah berupaya untuk memberikan respons atas permintaan wawancara, namun hingga berita ini ditulis, mereka belum memberikan tanggapan.