Peran dan Pernyataan Sebby Sembom dalam Gerakan Papua
Sebby Sembom, yang sebelumnya jarang muncul ke publik, kembali menjadi sorotan setelah mengeluarkan pernyataan penting terkait situasi di Papua. Ia hadir bersama dengan Kepala Staf Umum TPNPB, Mayjend Terianus Sato. Dalam pernyataannya, Sebby menegaskan pentingnya persatuan antara berbagai kelompok yang berjuang untuk kemerdekaan Papua.
Pernyataan tersebut mengejutkan karena ia meminta semua faksi yang terlibat dalam perjuangan untuk menyatukan barisan mereka. Menurut Sebby, hal ini diperlukan agar seluruh kelompok dapat berbicara dengan satu suara dan memperkuat posisi mereka dalam upaya mencapai kemerdekaan.
Seruan untuk Membubarkan ULMWP
Dalam video yang dirilisnya pada hari Minggu (2/11), Sebby menyampaikan seruan mendesak kepada semua kelompok perlawanan. Ia menyarankan agar United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) dibubarkan. ULMWP dipimpin oleh Presiden Eksekutifnya, Manase Tabuni. Sebby mengklaim bahwa pembubaran ini akan membantu menciptakan soliditas yang lebih kuat dalam gerakan perjuangan.
“Hari ini 1 November (kemarin) kami mengeluarkan seruan mendesak untuk diperhatikan semua kelompok perlawanan,” ujar Sebby dalam videonya.
Kondisi Papua yang Tidak Kondusif
Awalnya, Sebby merespons situasi yang tidak kondusif di Papua. Banyak korban jiwa telah jatuh akibat konflik bersenjata yang terjadi di hampir semua wilayah adat. Ia mengajak semua kelompok untuk merendahkan diri dan mengabaikan ego masing-masing. Semua pihak diminta duduk bersama di honai untuk mencapai kesepahaman dan persatuan.
“Lalu TPNPB meminta agar ULMWP dibubarkan dan hanya mengakui satu presiden yaitu Benny Wenda. Tidak ada lagi pemimpin selain Benny Wenda,” tambah Sebby.
Alasan Pembubaran ULMWP
Menurut Sebby, jika ULMWP tetap dipertahankan, maka Manase Tabuni dan kawan-kawannya akan merusak perjuangan. Ia menilai dualisme kepemimpinan ini berdampak negatif terhadap simpati publik internasional. Banyak pemimpin dari Melanesia menarik dukungan mereka untuk berbicara di forum internasional karena adanya lebih dari satu pemimpin.
“Yang salah adalah pemimpin ULMWP yang ambisius, ego dan mempertahankan diri masing-masing. Semua harus tunduk di bawah pimpinan Benny Wenda,” katanya dengan nada keras.
Persatuan sebagai Langkah Penting
Sebby menekankan bahwa persatuan adalah langkah penting untuk memperkuat posisi Papua dalam perjuangan. Ia menilai bahwa keberagaman kepemimpinan hanya akan menghambat kemajuan dan memperlemah citra gerakan tersebut di mata dunia.
Ia berharap bahwa semua kelompok akan mendengarkan seruan ini dan bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama. Dengan satu suara dan satu pimpinan, harapan untuk kemerdekaan Papua bisa lebih kuat dan terdengar oleh dunia internasional.


Tinggalkan Balasan