KTM Menghadapi Tantangan Besar dalam Mempertahankan Pedro Acosta
Pit Beirer, bos MotoGP KTM, mengakui bahwa pabrikan asal Austria tersebut memiliki waktu yang sangat terbatas untuk meyakinkan pembalap bintangnya, Pedro Acosta, agar tetap bertahan di tim setelah musim 2026. Acosta, yang masih mencari kemenangan pertamanya di kelas utama MotoGP, memasuki musim keduanya dengan harapan besar, namun performa KTM belum sepenuhnya mampu memberikan motor yang kompetitif secara konsisten.
Meskipun RC16 telah menunjukkan peningkatan sejak jeda musim panas, KTM masih harus bekerja keras untuk membantu Acosta meraih hasil yang lebih baik. Grand Prix Portugal akhir pekan ini menjadi peluang penting bagi pembalap Spanyol itu untuk mematahkan kebuntuan yang ia alami selama musim ini. Di sesi latihan Jumat, Acosta berhasil mencatatkan waktu tercepat ketiga, yang menunjukkan potensi besar yang dimilikinya.
Namun, bagi Beirer, kesuksesan hanya berdasarkan satu hari latihan tidak cukup untuk memastikan kontrak jangka panjang dengan Acosta. Ia tahu bahwa pembalap muda ini membutuhkan dukungan yang konsisten dan motor yang bisa membantunya bersaing di level tertinggi. Beirer menyadari bahwa minat dari pabrikan lain terhadap Acosta akan terus meningkat, sehingga KTM harus membuktikan bahwa mereka adalah mitra yang tepat untuk masa depannya.
Beirer mengungkapkan bahwa dirinya percaya pada kemampuan KTM untuk pulih di tahun 2025 setelah mengalami musim dingin yang sulit. Ia yakin bahwa perkembangan teknis yang sedang berlangsung akan membantu memperkuat posisi KTM di ajang MotoGP.

“Posisi kami di awal tahun ini sudah sangat baik. Kami telah melangkah jauh untuk menjadi kompetitif. Prospek untuk mesin motor 2027 sangat menjanjikan. Jadi, saya merasa kami punya banyak hal untuk ditunjukkan, bukan hanya cerita dan harapan,” ujarnya.
KTM juga mengalami tantangan besar dalam menjaga stabilitas operasionalnya. Musim dingin lalu dianggap sebagai periode yang sangat sulit, bahkan seperti mengalami macet selama hampir dua bulan. Dalam dunia MotoGP, jika Anda diam, maka kereta cepat ini akan terus melaju tanpa Anda.

MotoGP
Practice MotoGP Portugal: Alex Marquez Dominan pada Jumat

MotoGP
Oliveira: Saya Berikan yang Terbaik untuk Bertahan di MotoGP, tapi Itu Tak Cukup
Beirer mengakui bahwa proses pemulihan KTM memang sangat berat. Namun, ia sangat bersyukur terhadap komitmen dan semangat yang ditunjukkan oleh tim dan staf di pabrik. Menurutnya, KTM sudah menunjukkan bahwa mereka bisa kembali ke jalur yang benar.
“Dari sini, hanya diperlukan satu langkah kecil lagi dan kami akan berada dalam permainan,” katanya.
Selain itu, Beirer juga berharap dapat berbicara langsung dengan Acosta mengenai masa depannya. “Itu adalah target kami, tentu saja. Kami ingin mempertahankannya bersama kami,” tambahnya.
Namun, semua rencana ini bergantung pada apakah KTM tetap melanjutkan proyek MotoGP pada 2027. Meskipun Beirer mengungkapkan beberapa rencana teknis awal, situasi ini masih belum pasti. Perusahaan secara keseluruhan mengalami tahun yang penuh gejolak, termasuk pemangkasan besar-besaran tenaga kerja yang baru saja terjadi.


Tinggalkan Balasan