Permasalahan Komunikasi antara Sarwendah dan Ruben Onsu
Hubungan antara Sarwendah dan Ruben Onsu kini tengah memanas terkait komunikasi dengan anak-anak mereka. Isu pergantian nomor telepon menjadi salah satu kendala dalam hubungan tersebut. Sarwendah akhirnya memberikan pernyataan mengenai isu ini, yang menunjukkan bahwa ia tidak pernah mempersulit Ruben untuk berkomunikasi dengan anak-anaknya.
Masalah ini muncul setelah Sarwendah mengajukan gugatan cerai terhadap Ruben Onsu. Dalam beberapa waktu terakhir, publik mulai menyoroti frekuensi pertemuan antara Ruben dan ketiga anaknya. Sarwendah secara tegas menegaskan bahwa ia tidak pernah menghalangi Ruben untuk bertemu dengan anak-anak mereka.
Ruben Onsu menyampaikan keinginannya agar ia tidak dipersulit untuk bertemu dengan anak-anaknya. Di sisi lain, Sarwendah membuka suara mengenai isu pergantian nomor telepon yang disebut-sebut menjadi kendala komunikasi.
Menurut pengakuan kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, masalah ini terjadi karena adanya pergantian nomor telepon yang telah diberitahukan kepada Sarwendah. Menurut Minola, pemberitahuan nomor baru sudah disampaikan kepada Sarwendah sebagai orang tua yang memiliki akses utama terhadap ponsel anak-anak.
“Kenapa pemberitahuannya ke S? Ya iyalah. Walaupun anak-anak itu punya HP, menurut kita semua itu adalah kekuasaan absolut dari anak-anak atau kontrol ibunya sebagai orang dewasa? Ya masih dalam kontrol ibunya,” ujar Minola dalam jumpa pers di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.
Minola juga menjelaskan bahwa Ruben telah memberi tahu bahwa nomornya sudah diganti. Informasi tersebut disampaikan melalui Sarwendah sebagai orang tua yang memegang akses utama ponsel anak-anak. “Oleh karena itu pemberitahuan itu diberikan kepada S sebagai ibunya sudah ganti nomornya. Jadi kalau anak-anak terus menghubungi nomor yang lama, ya nggak nyambung.”
Selain itu, Minola menanggapi tudingan bahwa Ruben sering tidak merespons pesan dari anak-anak. Ia menilai hal ini wajar terjadi, mengingat aktivitas Ruben yang padat, termasuk saat menjalankan ibadah. “Kita kan tahu sejak Ruben itu mualaf, dia sudah dua kali umroh. Ya, kalau nge-chatnya pas dia lagi ibadah di Mekkah, gimana mau balas chat?”
Lebih lanjut, Minola menyatakan bahwa isu tentang pesan yang tidak dibalas hanya upaya membangun dramatisasi. Ia memastikan bahwa komunikasi antara Ruben dan Sarwendah tetap berjalan baik selama ini, bahkan ada bukti percakapan yang diperlihatkan.
Sarwendah juga menegaskan bahwa komunikasi untuk mengatur jadwal pertemuan sangat mudah dilakukan. Ia mempersilakan Ruben untuk langsung menghubungi dirinya. “Mengenai berita yang katanya susah, enggak mungkin lah susah (ketemu). Gampang banget, tinggal WhatsApp ke aku, kita koordinasi jadwal, udah ketemu ya kan.”
Terkait isu pergantian nomor telepon, Sarwendah enggan memberikan jawaban pasti. Ia bahkan mengembalikannya kepada pihak Ruben Onsu. “Masalahnya kan ayah punya nomor anak-anak, jadi kayaknya itu udah di ranahnya ayah deh ya, bukan di ranah aku buat menjawab.”
Sarwendah juga menegaskan bahwa masalah ada pada koordinasi jadwal. Ia menyebutkan bahwa pertemuan dapat terjadi asalkan ada komunikasi yang dilakukan oleh Ruben. “Tolong tanyakan ya, soalnya masalahnya terakhir aku koordinasi sama ayah juga pada saat ayah bilang ayah lagi enggak bisa nganterin. Sesimpul chat aku aja tanya jadwal, enggak ada yang mempersulit ketemu ayahnya.”
Akhirnya, Sarwendah menutup penjelasannya dengan menegaskan perannya sebagai seorang ibu yang bertanggung jawab untuk mengatur jadwal anak-anak. Ia berharap isu ini tidak perlu diperpanjang demi menjaga kondisi psikologis anak-anak. “Sebagai seorang ibu pastinya ada tanggung jawab buat anak-anak untuk ngurusin anak-anak. Jadi ya tinggal koordinasi, nanti aku samain jadwalnya mereka.”


Tinggalkan Balasan