Kembalinya Persija Jakarta ke Stadion GBK untuk Laga Spesial

Persija Jakarta akhirnya kembali ke Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) dalam laga melawan PSIM Jogja pada pekan ke-14 Super League 2025/2026. Pertandingan ini akan digelar pada 28 November mendatang, yang juga bertepatan dengan hari ulang tahun klub ke-97. Panitia pelaksana pertandingan telah menyiapkan sekitar 50 ribu tiket untuk laga spesial ini.

Pengumuman resmi mengenai kembalinya Persija ke SUGBK disampaikan melalui media sosial klub pada Sabtu (22/11). Ini menjadi pertama kalinya Macan Kemayoran bermain di stadion megah tersebut pada musim 2025/2026. Dalam unggahannya, Persija Jakarta menyampaikan pesan penuh antusiasme dan harapan besar untuk merayakan ulang tahun klub dengan kemenangan.

“???????????????? ???????? ????????????!!!” tulis Persija Jakarta dalam unggahannya, sembari menampilkan jadwal pertandingan pada 28 November 2025. “Bersama kita rayakan ulang tahun Persija dengan kemenangan, Jak!” tambah pengumuman resmi klub.

Hari Ulang Tahun yang Spesial

Tanggal 28 November 2025 bukan hanya hari biasa bagi Persija Jakarta, tetapi menjadi momen penting karena bertepatan dengan ulang tahun Macan Kemayoran yang ke-97. Kejadian ini menjadi alasan utama bagi manajemen dan panitia pelaksana untuk berusaha keras agar Persija dapat kembali bermain di Jakarta setelah sekian lama terusir.

Sejak beberapa waktu lalu, Persija memang tidak lagi bertanding di Jakarta. Laga terakhir mereka di kandang sendiri adalah pada 14 September 2025, saat menjamu Bali United FC di Jakarta International Stadium (JIS). Pertandingan yang berakhir dengan skor 1-1 itu menjadi laga terakhir Macan Kemayoran di Jakarta sebelum JIS digunakan sebagai venue konser boy band K-Pop NCT Dream pada 27-28 September lalu.

Setelah itu, Persija harus melakoni lima pertandingan tandang dan dua pertandingan kandang di luar Jakarta. Mereka berkandang di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah. Dua laga kandang yang dilakukan di Manahan antara lain saat melawan PSBS Biak (3-1) pada 31 Oktober dan Persik Kediri (3-1) pada 20 November lalu.

Tiket yang Siap Menjamu Ribuan Penonton

Karena pentingnya laga ini, manajemen dan panpel Persija Jakarta ingin mengemas duel kontra PSIM Jogja sespesial mungkin. Salah satu caranya adalah dengan menyediakan kuota tiket yang besar. Ketua Panpel Persija Jakarta, Ferry T. Indrasjarief, mengungkapkan bahwa jumlah tiket yang tersedia mencapai sekitar 50 ribu lembar. Bahkan, tribune atas juga akan dibuka untuk meningkatkan kapasitas penonton.

“Untuk tiket pertandingan Persija vs PSIM itu totalnya ada 50.000. Nanti tribune atas juga akan dibuka,” ucap Bung Ferry, sapaan akrabnya saat dihubungi Daritimur.id.

Jumlah tiket yang besar ini tentu menjadi kabar gembira bagi para suporter Persija, The Jakmania. Jika seluruh tiket terjual habis, maka laga ini bisa memecahkan rekor jumlah penonton terbanyak dalam satu pertandingan Super League 2025/2026. Hal ini menjadi momentum penting bagi Persija untuk menunjukkan kekuatannya dan merayakan ulang tahun klub dengan penuh antusiasme.