Nonthaburi, Daritimur.id –
Seorang perempuan tua di Thailand membuat para staf kuil kaget saat ia tiba-tiba bergerak dari dalam peti mati yang dibawakan oleh keluarganya untuk dikremasi.
Peristiwa ini terjadi di Wat Rat Prakhong Tham, sebuah kuil Buddha yang terletak di Provinsi Nonthaburi, dekat Bangkok. Pihak kuil mengunggah video ke laman Facebook resmi mereka, menunjukkan seorang perempuan terbaring di dalam peti mati putih di belakang truk pikap. Ia tampak sedikit menggerakkan tangan dan kepalanya, yang membuat para staf yang menyaksikan hal itu bingung.
“Saya agak terkejut, jadi saya meminta petinya dibuka. Ternyata semua orang ikut kaget,” kata Pairat Soodthoop, manajer urusan umum dan keuangan kuil.
Menurut Pairat, perempuan berusia 65 tahun tersebut dibawa oleh saudara laki-lakinya dari Provinsi Phitsanulok. Ia disebut sudah terbaring lemah di tempat tidur selama dua tahun akibat kondisi kesehatan yang menurun. Dua hari sebelumnya, ia tampak tidak lagi bernapas dan tidak merespons, sehingga diduga telah meninggal dunia.
Saudara laki-lakinya kemudian menempatkan sang perempuan ke dalam peti mati dan membawanya sejauh lebih dari 500 kilometer ke sebuah rumah sakit di Bangkok. Rumah sakit itu sebelumnya ditunjuk oleh perempuan tersebut untuk mendonasikan organ tubuhnya jika ia meninggal dunia. Namun, pihak rumah sakit menolak menerima jenazah karena tidak disertai surat keterangan kematian resmi.
Karena alasan itu, saudara laki-lakinya kemudian mendatangi Wat Rat Prakhong Tham pada Minggu (23/11/2025). Kuil tersebut dikenal menyediakan layanan kremasi gratis. Akan tetapi, pihak kuil juga menolak permintaan tersebut karena dokumen yang dibutuhkan tidak lengkap.
“Saat saya sedang menjelaskan proses pengurusan surat kematian, tiba-tiba terdengar ketukan dari peti,” kata Pairat.
Setelah memastikan kondisi perempuan tersebut, pihak kuil segera membawanya ke rumah sakit terdekat untuk mendapat penanganan medis. Pairat menambahkan, kepala biara kuil telah berkomitmen untuk menanggung seluruh biaya pengobatan perempuan tersebut.
Fakta-Fakta Penting
- Peristiwa ini terjadi di Wat Rat Prakhong Tham, sebuah kuil Buddha di Provinsi Nonthaburi, dekat Bangkok.
- Perempuan tersebut dibawa oleh saudara laki-lakinya dari Provinsi Phitsanulok setelah diduga meninggal dunia.
- Ia sempat ditempatkan di peti mati dan dibawa ke rumah sakit di Bangkok, namun ditolak karena tidak ada surat keterangan kematian resmi.
- Saat proses pengurusan dokumen, terdengar suara ketukan dari dalam peti, sehingga peti dibuka dan perempuan tersebut ternyata masih hidup.
- Pihak kuil langsung membawanya ke rumah sakit terdekat untuk mendapat perawatan medis.
Reaksi Masyarakat
Peristiwa ini memicu banyak reaksi dari masyarakat. Banyak yang menganggap bahwa ini adalah keajaiban atau fenomena yang tidak dapat dijelaskan secara ilmiah. Beberapa juga menyampaikan rasa syukur atas keselamatan perempuan tersebut.
Sementara itu, pihak kuil dan rumah sakit berkomitmen untuk terus memantau kondisi perempuan tersebut dan memberikan perawatan yang diperlukan.


Tinggalkan Balasan